Senin, 17 Februari 2014

Terusir


Melayang..
Raga ini, bagai rindu dimusim kemarau
Terusir tiupan angin
Tercampak
Berserakan
Hingga waktu tak lagi hiraukan
Ketika sang waktu memasung otakku
Ketika hari-hari telah hampa tnapa nama

Meski semua kan kembali ke tiada

Sabtu, 01 Februari 2014

Terabaikan

Kuingat hari itu
Mentari yang selalu setia menerangiku
Memandang engkau disebuah ruangan
Pertama kali berjumpa

Bisu
Hanya itu yang kau lakukan
Saat kedua bola mata ini menatapmu
Namun, dalam diammu lah
Hati ini tak ingin berpaling

Hari-hari kujalani dengan penantian
Penantian yang kugantungkan
Pada sepenggal harap yang tak berujung

Terlintas dibenakku untuk mengakhiri penantianku
Saat pesan singkat itu tak bertuan
Tak tahu untuk siapa?
Tak mengerti untuk apa?
Seakan teracuhkan

Kini mentari tak secerah dulu
Awanpun tak seterang dulu
Mendung berteman hujan
Yang setia bersamaku
Dalam penantian ini